PERANAN GURU DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN TERHADAP PROSES BELAJAR YANG KREATIF

Kristina May Nggiri, Korlina Tenga Lunga

Abstract


Inovasi guru diperlukan untuk menghasilkan pembelajaran dan pendidikan yang berkualitas. Instruktur harus mampu menangkap tidak hanya bahan ajar dan pembelajaran, tetapi juga berbagai model dan desain pembelajaran untuk merangsang motivasi belajar. Guru yang sukses adalah guru yang aktif berpartisipasi dalam proses belajar mengajar baik secara waktu dan kreatifitas dalam mengajar. dalam dunia pendidikan para pendidik maupun peserta didik, sekarang ini diperlukan kreativitas pendidik untuk dapat menjangkau peserta didik supaya proses belajar mengajar tetap berlangsung. Untuk itu dalam pelatihan ini akan membahas peranan seorang guru dalam mengelola pembelajaran yang secara kreatif dengan metode kualitatif dengan tujuan:1. Apakah makna dari peranan guru 2. Bagaimana proses dan pentingnya pembelajaran yang kreatif? 3. Teknik-teknik apa saja yang mendorong dalam strategi pembelajaran kreatif? Hasil yang diperoleh: 1. Guru memiliki kompetensi dalam hal mendidik, mengajar, dan melatih anak dalam bakat, kemampuan, kebiasaan, dan keterampilan. 2. Pembelajaran kreatif menekankan pendidik atau tutor mendorong kegiatan pembelajaran agar lingkungan belajar menjadi kondusif dan menyenangkan 3. Teknik yang mendorong inovasi diantaranya memunculkan ide-ide kreatif, bertukar ide, dan menyuarakan apa pun yang terlintas dalam pikiran yang tampaknya sesuai dengan tema tertentu dan teknik pembelajaran campuran yaitu menggabungkan metode yang dipakai dengan mengutamakan tujuan pembelajaran.

Teacher innovation is needed to produce quality learning and education. Instructors must be able to capture not only teaching and learning materials, but also various learning models and designs to stimulate learning motivation. A successful teacher is a teacher who actively participates in the teaching and learning process both in terms of time and creativity in teaching. In the world of education for educators and students, educator creativity is now needed to be able to reach students so that the teaching and learning process continues. For this reason, this training will discuss the role of a teacher in managing learning creatively with qualitative methods with the objectives: 1. What is the meaning of the teacher's role 2. What is the process and importance of creative learning? 3. What techniques encourage creative learning strategies? The results obtained: 1. Teachers have competence in terms of educating, teaching, and training children in talents, abilities, habits, and skills. 2. Creative learning emphasizes educators or tutors encouraging learning activities so that the learning environment becomes conducive and enjoyable 3. Techniques that encourage innovation include coming up with creative ideas, exchanging ideas, and voicing whatever comes to mind that seems to fit a particular theme and technique mixed learning, namely combining the methods used by prioritizing learning objectives.


Keywords


Peranan Guru, Pembelajaran, proses belajar, kreatif

Full Text:

PDF

References


A.Tabrani Rusyan,. Menciptakan Kelas Energik dan Inspiratif: Seri Pembaruan Pendidikan (Yogyakarta: Penerbitan Deepublish Group CV Budi Utama, 2020), 19.

Ahmad Rizali. 2009. Dari Guru Konvensional Menuju Guru Professional. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Ahmad Susanto. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.

AM, Sardiman. 2001. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Asep, Suyanto. 2013. Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas. Jakarta: Erlangga.

Assauri, Sofjan Assauri. 2013. Strategic Management: Sustainable Competitive Advantage. Jakarta: Rajawali Pers.

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Sari, Evi Catur dan Mali, Santi.2021. "Pengaruh Perpustakaan Sebagai Media Pembelajaran Efektif Terhadap Minat Baca Siswa-Siswi Sekolah Misi Interdenominasi Surabaya." Inculco Journal of Christian Education Vol. 1, No. 3 (2021): 224-237.

Florence Beetlestone. 2013. Creative Learning: ; Strategi Pembelajaran Untuk Melesatkan Kreatifitas Siswa. Bandung: Nusa Media.

H. Suwardana, Revolusi Industri 4. 0 Berbasis Revolusi Mental. Jati Unik : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, Vol 1. No (1) (2018), 102. https://doi.org/10.30737/jatiunik.v1i2.117

Hamruni, 2012. Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani.

Hamzah B. Uno & Nurdin Muhammad. 2011. Belajar Dengan Pendekatan Palkem. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamzah B. Uno and Nurdin Muhammad. 2011. Learned with the Palkem Method .Jakarta: Bumi Aksara.

Hatini Nara. 2011. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Galia Indonesia.

Hikmat, 2011. Manajemen Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2007. Jakarta : Balai Pustaka.

Maemunah, Siti. 2022. Konsep Pembelajaran Inovatif dan Kreatif di Era digitas. Yogyakarta: Eureka Media Aksara.

Moleong, Lexy J. 2000. Metode Penelitian Kulitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

Naim Ngainun. 2009. Menjadi Guru Inspiratif . Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Naim, Ngainun. 2009. Become an Inspirational Teacher.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nara, Hatini. 2011. Learning Theory and Learning. Bogor: Galia Indonesia.

Rachmat. 2014. Manajemen Strategi. Bandung : CV Pustaka Setia.

Rahyubi, Heri. 2012. Learning Theories and Applications of Motor Learning. Majelangka: referens.

Rahyubi, Heri. 2012. Teori-teori Belajar dan Aplikasih Pembelajaran Motorik. Majelangka: referensi

Rooijakkers. 1991. Doctrinal Planning and Delivery Guidelines.Jakarta: PT Grasindo.

Rusyan. 2020. A. Tabranin. Wiwin Winarni. Asep Hermawan. Seri Pembaharuan Pendidikan Membangun kelas Aktif dan inspiratif. Yogyakarta : Deepublish Group penerbitan CV Budi Utama.

Santrock, J. 2007. Child Development. New York: McGraw-Hill.

Sardiman AM. 2001. Interaction & Motivation for Teaching and Learning. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

siregar, Evaline. 2011. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Galia Indonesia.

Soetjipto and Raflis Kosasi. 2009. Teaching Profession. Jakarta: Rineka Cipta.

Subagyo, Andreas B. 2004. Pengatar Riset Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Kalam Hidup.

Subagyo, Andreas B., 2004. Professor of Qualitative and Qualitative Research. Bandung: Kalam Hidup.

Susanto, Ahmad. 2013. Learning Theory and School Learning. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.

Syaodih, Nana. 2009. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

The New Oxford Illustrated Dictionary. Oxford University Press, 1982). H. 1466

Winkel. 1991. Teaching Psychology Jakarta: Grasindo.




DOI: https://doi.org/10.59404/ijce.v3i1.139

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Inculco Journal of Christian Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Our Journal has been Indexed by: 

     

                                                                                                                                                                                                                                        

MEMBERSHIP:


MEDIA SOSIAL :


 

                                                                                                                                                                                                                                         

Lisensi Creative Commons

Inculco Journal of Christian Education by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0  

Based on a work at http://e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/index.

 

View My Stats