PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM MEMPERTUMBUHKAN KOMUNITAS GEREJA
Abstract
Dalam kehidupan sehari-hari, gereja dapat melihat bentuk-bentuk kegiatan yang ada yaitu pendidikan holistik. Pendidikan ini berfokus pada pendidikan komunitas gereja seutuhnya, meliputi pendidikan agama, pendidikan karakter, pendidikan keterampilan praktis, pendidikan sosial, dan lain-lain. Fokus pada pendidikan akan membantu memperkuat landasan iman dan keterampilan anggota gereja dan membantu mereka memberikan kontribusi positif kepada komunitas dan masyarakat pada umumnya. Tujuannya peranan lewat pendidikan holistik ini memegang peranan yang penting dalam pertumbuhan gereja, tanpa adanya pendidikan holistik yang dilakukan dengan sepenuhnya maka dalam perkembangan pertumbuhan gereja selanjutnya akan dirasakan mengalami peningkatan yang tidak terlalu tajam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah gereja juga suatu organisme yang hidup, di mana seluruh umat yang berada di dalamnya berinteraksi satu dengan yang lain dan harus mengutamakan pelayanan pendidikan holistik sebagai peranan yang penting dalam pertumbuhan gereja, karena lewat pelayanan holistik aspek-aspek yang ada dalam gereja dapat berkembang dengan baik.
In everyday life, the church can see existing forms of activity, namely holistic education. This education focuses on whole person education, including religious education, character education, practical skills education, social education, and others. A focus on education will help strengthen the foundation of faith and skills of church members and help them make a positive contribution to the community and society at large. The goal is that the role through holistic education plays an important role in the growth of the church, without holistic education that is carried out fully, the development of church growth will be felt to have increased not too sharply. The research method used is a descriptive research method. The results obtained from this study are that the church is also a living organism, where all people in it interact with each other and must prioritize holistic education services as an important role in church growth, because through holistic service aspects of the church can develop well.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Barth, Maria Claire & Frommel. Hati Allah Bagaikan Hati Seorang Ibu. Jakarta : BPK Gunung Mulia, Cet.Ke-I
Campbell, Alastair. Profesionalisme dan Pendampingan Pastoral. Yogyakarta : Penerbit Kanisius, 1994
Darmaputra, Eka. Membangun Manusia Indonesia Seutuhnya Di Pedesaan. Salatiga : Yayasan PESAT, Bandung : Yayasan ANDI, 1994
Dept.Pelmas GBI. Studi Orientasi Pembangunan Masyarakat Untuk Sekolah Theologia Bethel
Ester Susanto. A. Liturgi Meja Tuhan : Dinamika Perayaan-Pelayanan. Jakarta : UPI STT, 2005
J.Verkuyl. Etika Kristen Bagian Umum. Jakarta : BPK Gunung Mulia, Cet.Ke-14
King Anderonikus R. Kepemimpinan Hati Bapa. Samarinda : 2004
Tanbunaan, Gideon Imanto. Misi Holistis. Jakarta dan Bandung : Institute For Community And Development Studies (ICDS)
Warren. W dan David W. Wiersbe. 10 kekuatan pelayanan yang alkitabiah : membangkitkan pelayanan yang menegakkan kerajaan Allah. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2011
DOI: https://doi.org/10.59404/ijce.v4i2.199
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Inculco Journal of Christian Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Our Journal has been Indexed by:
MEMBERSHIP:

MEDIA SOSIAL :
Inculco Journal of Christian Education by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0
Based on a work at http://e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/index.
View My Stats


<img







