MAKNA MENDIDIK ANAK DALAM MEMBERI PERSEMBAHAN TERHADAP PENINGKATAN SPIRITUALITAS ANAK USIA 5-7 TAHUN DI GEREJA KRISTEN PROTESTAN EKLESIA MENTAWAI

Erni Lase.

Abstract


Abstrak: Dalam artikel ini ditulis berdasarkan kejadian yang alamiah terjadi di dalam kehidupan anak Kristen.  Orang tua merupakan faktor utama pendidik atau pendorong anak dalam melakukan akitivas atau kegiatan salah satunya memberi persembahan, sebagai orang tua yang sudah paham akan arti dan makna memberi persembahan maka orang tua tersebut akan memberikan pemahaman yang baik kepada anak dalam memaknai arti memberi persembahan yang sesungguhnya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk membing anak ke yang lebih baik, meningkatkan kualitas spiritualitas anak,  memberi pemahaman makna memberi persembahan, peneliti melakukan penelitian ini di Gereja Kristen Protestan Eklesia Mentawai dimana anak sekolah minggu memberi persembahan tanpa mengerti arti dari memberi persembahan, tanggung jawab orang tua yaitu memberikan pendidikan yang baik  kepada anak seperti mengajarkan cara makan yang baik, berbicara yang baik, bertindak yang baik, dan khususnya memberikan persembahan yang baik juga. Jadi peran orang tua harus mampu mangajar dan mendidik anak ke hal-hal yang baik supaya spiritualitas anak dapat bertumbuh dengan baik dan mengerti arti persembahan hidup yang sesungguhnya.

 

 

Abstract: This article is written based on events that naturally occur in the life of Kirsten's children. Parents are the main factor for educators or encouraging children to carry out activities or activities, one of which is giving offerings, as parents who already understand the meaning and meaning of giving offerings, the parents will give a good understanding to children in interpreting the true meaning of giving offerings. In this study aimed at guiding children to be better, improving the quality of children's spirituality, providing an understanding of the meaning of giving offerings, researchers conducted this research at the Eklesia Mentawai Protestant Christian Church where Sunday school children gave offerings without understanding the meaning of giving offerings, the responsibility of parents namely giving good education to children such as teaching them how to eat well, speak well, act well, and especially give good offerings too. So the role of parents must be able to teach and educate children to good things so that children's spirituality can grow well and understand the true meaning of life offerings.   

Keywords


Mendidik, Persembahan, Spiritualitas Anak, Peran Orang Tua, Gereja

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Anshori, M. Hafi. Kamus Psikologi, Surabaya: Usaha Kanisius, 1995. 2016, http://www.kompasiana.com/atonimeto/pentingnya-pendidikan dalamkeluarga 54f68f92 a333117d028b510d.

Artur, Jhon F. Mac. Memberi Kepada Allah, Jakarta: BPK Gunung Mulia,1986.

Azariah, V.S. Memberi Secara Kristen, Jakarta : BPK Gunung Mulia, 1996.

Batee’e, Yamowa’a. Mengungkap Misteri Persepuluhan, Yogyakarta, ANDI 2009.8

Daniel Yonathan Messa, “Pentingnya Pendidikan Dalam Keluarga,” diakses 11 Februari.

Darmadi, Hamid. Pengantar Pendidikan Era Globalisasi, Jakarta :AN1MAGE, 2009.

Effendi, Irmansyah. Spiritualitas Makna, Perjalanan Yang Telah Dilalui dan Jalan yang Sebenarnya, Jakarta: PT. Gramedia,2014.

Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid I Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1992.

Evalina, Ulrich Beyer. Memberi Dengan Sukacita, Jakarta, BPK Gunung Mulia.

Haryono, Daniel. Kamus Besar Bahasa Indonesia , Jakarta Barat: Media Pustaka Phoenix, 2013.

Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta :PT. Rineka Cipta, 2005.

Jian, Wiharja. Persembahkan Yang Baik dan Benar, Yayasan kalam Hidup,Bandung, 2001.

Juntika Nurihsan, Syamsu Yusuf. Landasan Bimbingan dan Konseling, Bandung, Anggota IKAPI 2010.

Nahuway, Jakob. 400 Bahan Khotbah Perjanjian Lama, Jakarta, Gereja Bethel Indonesia, 2004.

Pestaria Naibaho, Simion Diparuma Harianja. Liturgi Dan Musik Gereja, Medan : CV Mitra Dwi Lestari, 2011.

Rogerson, John. Studi Perjanjian Lama Bagi Pemula, Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 1997.

St. Darmawijaya, Jiwa & Semangat Perjanjian Baru, Yogyakarta: Kanisius,1992.

Selvianti, Menerapkan Prinsip Pelayanan Konseling Berdasarkan Injil Yohanes, Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenKontekstual ISSN 2655-4666 (print), 2655-4682 (online) Volume 1, No 2, Desember 2018; (253-266). Available at: http://www.jurnalbia.com/index.php/bia.

Setiawani, Mary Go. Pembaharuan Mengajar , Bandung: Kalam Hidup, 2000.

Sinaga, Landestam. Menjeri Langkah Yesus, Malang: Gandum Mas, 1995.




DOI: https://doi.org/10.59404/ijce.v1i2.24

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Inculco Journal of Christian Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Our Journal has been Indexed by: 

     

                                                                                                                                                                                                                                        

MEMBERSHIP:


MEDIA SOSIAL :


 

                                                                                                                                                                                                                                         

Lisensi Creative Commons

Inculco Journal of Christian Education by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0  

Based on a work at http://e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/index.

 

View My Stats