DINAMIKA LINGKUNGAN SOSIAL DALAM MEMBENTUK SIKAP TOLERANSI PADA GENERASI MILENIAL
Abstract
Dalam era yang semakin terkoneksi secara global, pentingnya peran lingkungan sosial dalam membentuk sikap toleransi pada generasi milenial menjadi semakin nyata. Dinamika lingkungan sosial memainkan peran penting dalam membentuk sikap toleransi pada generasi milenial. Generasi milenial, yang lahir antara tahun 1980-2000, telah tumbuh dalam era digital dan teknologi yang sangat cepat, dan telah terpapar oleh berbagai informasi dan budaya yang berbeda-beda, membuat generasi milenial memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai individu dan budaya. Melalui penelitian ini, kami menemukan bahwa lingkungan sosial, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk persepsi, sikap, dan perilaku toleransi generasi milenial. Interaksi daring, terutama melalui media sosial, memainkan peran utama dalam membentuk pandangan dan sikap toleransi. Pola interaksi online dan konten yang dikonsumsi secara langsung memengaruhi cara generasi milenial memahami dan merespons perbedaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman tentang peran interaksi sosial terhadap generasi milenial yang dapat mempengaruhi cara berpikir dan berperilaku dalam sikap bertoleransi dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Peran lingkungan sosial sangat penting dalam kehidupan generasi milenial. Solusi bagi milenial untuk mengatur dirinya sendiri, agar mereka dapat tetap memiliki rasa toleransi dan tetap berperilaku positif. Milenial harus mampu mengelola diri sendiri, menggunakan teknologi untuk memilah dan memilih nilai-nilai yang bermanfaat, mengekstraksi informasi dari internet dan media sosial.
In an increasingly globally connected era, the importance of the role of the social environment in shaping tolerance attitudes in the millennial generation is becoming increasingly evident. The dynamics of the social environment play an important role in shaping tolerance attitudes in the millennial generation. The millennial generation, born between 1980-2000, has grown up in a very fast digital and technological era, and has been exposed to a variety of different information and cultures, making millennials have the ability to interact with various individuals and cultures. Through this research, we found that the social environment, both in the real world and in cyberspace, has a significant influence in shaping the perceptions, attitudes, and tolerant behaviors of the millennial generation. Online interactions, especially through social media, play a major role in shaping views and attitudes of tolerance. Online interaction patterns and the content consumed directly affect how millennials understand and respond to differences. This research uses qualitative methods with a literature study approach. This study aims to provide an understanding of the role of social interaction for the millennial generation that can influence the way of thinking and behaving in a tolerant attitude in everyday community life. The role of the social environment is very important in the lives of millennials. The solution for millennials to regulate themselves, so that they can still have a sense of tolerance and keep behaving positively. Millennials must be able to manage themselves, use technology to sort and select useful values, extract information from the internet and social media.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abu Ahmadi. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rinea Cipta, 2007.
Alvira, S., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. “Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Generasi Muda Sebagai Agent of Change.” Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9201-9207. 3 (2021): 9201–7.
Aryani, Nini, and Nopa Wilyanita. “Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga Terintegrasi Pembelajaran Untuk Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi Sejak Dini.” Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2022. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2339.
Asmuni, Hadiqoh. “Peran Lingkungan Sosial Terhadap Kontrol Diri Kaum Milenial.” Al-Fikrah 2, no. 2 (2019): 119–34.
Aurumajeda, Tiphanny. “Analisis Visual Iklan Di Indonesia Pada Generasi Alpha.” Kreatif Jurnal Karya Tulis Rupa Eksperimental Dan Inovatif, 2022. https://doi.org/10.53580/files.v4i1.40.
Azzahrah, A. A., & Dewi, D. A. “Toleransi Pada Warga Negara Di Indonesia Berlandaskan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa .” De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(6) (2021): 173–178. https://doi.org/10.56393/decive.v1i6.229.
Belakang, A Latar. “Abu Ahmadi, Sosiologi Pendidikan (Surabaya: PT Bina Ilmu, 1982), 16 Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id,” n.d.
Bozdag, E., & Van Den Hoven, J. Breaking the Filter Bubble: Democracy and Design. Ethics and Information Technology, 2015. https://doi.org/10.1007/%0As10676-015-9380-y.
Eley, Sarah J. “The Impact of Digitalism on Millennial Communities,” 2023. https://doi.org/10.31219/osf.io/vt347.
Gitawati, Novi D. “Mewujudkan Multikulturalisme Di Indonesia Melalui Toleransi.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2022. https://doi.org/10.56127/jukim.v1i06.426.
Haque, Farhana. “BUILDING THE ATTITUDE OF RELIGIOUS TOLERANCE (A CASE STUDY OF THE ROLE OF STUDENTS AS AGENTS OF RELIGIOUS MODERATION AT IAIN Pekalongan),” 2022. https://doi.org/10.31219/osf.io/syzqe.
Hidayat, Rahmad, Bunyamin, and Elly Malihah. “Pendidikan Resolusi Konflik Melalui Pembelajaran Multikultural Pada Pendidikan Formal.” Buana Ilmu, 2020. https://doi.org/10.36805/bi.v5i1.1212.
Manuain, Leryani M M, Osian O Moru, Trijuliani Renda, and Nikson Hauteas. “Pelatihan Agen Toleransi Bagi Generasi Z Di Era Disrupsi.” Amalee Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 2022. https://doi.org/10.37680/amalee.v3i2.1884.
Ternovaya, Ludmila. “Challenges of Social Inclusion Younger Generation,” 2023. https://doi.org/10.47598/904354-85-5.2023.119-124.
Utamanyu, Rani A, and Rini Darmastuti. “BUDAYA BELANJA ONLINE GENERASI Z DAN GENERASI MILENIAL DI JAWA TENGAH (Studi Kasus Produk Kecantikan Di Online Shop Beauty by ASAME).” Scriptura, 2022. https://doi.org/10.9744/scriptura.12.1.58-71.
Wijayati, Hasna, and Christy Damayanti. “Kontribusi Organisasi Transnasional Seventh-Day Adventist Memperkuat Afirmasi Toleransi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Surakarta.” Dialog, 2022. https://doi.org/10.47655/dialog.v45i2.602.
Yuliani, Dinar, Putri N Isnaini, Syifaun Nafisah, Dinie A Dewi, and Yayang F Furnamasari. “Implementasi Nilai Karakter Toleransi Dalam Pembelajaran PKn Di SDN Baranangsiang.” Aulad Journal on Early Childhood, 2021. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.183.
DOI: https://doi.org/10.59404/ijce.v4i2.200
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Inculco Journal of Christian Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Our Journal has been Indexed by:
MEMBERSHIP:

MEDIA SOSIAL :
Inculco Journal of Christian Education by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0
Based on a work at http://e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/index.
View My Stats


<img







