PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SEBAGAI BENTENG PERTAHANAN ROHANI PESERTA DIDIK UNTUK MELAWAN BRAIN ROT DI ERA DIGITAL

Muharoma Chomsatul Farida

Abstract


Brain rot adalah kondisi menurunnya kinerja otak yang terjadi karena terlalu sering mengonsumsi konten yang tidak bernilai positif dalam kurun waktu yang lama. Fenomena brain rot sering dialami oleh peserta didik di era digital ini. Peserta didik yang mengalami brain rot ditandai dengan menurunnya kemampuan kognitif, kemerosotan moral serta melemahnya kehidupan rohani. Fenomena ini jelas bertentangan dengan nilai-nilai iman kristen karena dapat merusak pola pikir dan perilaku peserta didik. Dalam konteks ini, kehadiran Pendidikan Agama Kristen adalah sebagai benteng pertahanan rohani yang tidak hanya mengajarkan tentang pengetahuan teologis, tetapi juga berfungsi melindungi peserta didik dari dampak negatif perkembangan teknologi di era digital. Melalui pendidikan agama kristen, peserta didik diarahkan untuk memiliki iman yang teguh, mampu membedakan yang benar dan yang salah, aktif dalam persekutuan iman serta mampu menemukan kebenaran sejati melalui pemahaman firman Tuhan. Pendidikan agama kristen menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan rohani peserta didik di tengah arus budaya digital yang berpotensi menggerus iman, merusak cara berfikir dan karakter peserta didik.

Keywords


Pendidikan Agama Kristen, Pertahanan Rohani Peserta Didik, Brain Rot

Full Text:

PDF

References


Manisha Bugalia Jhajharia.(2025). The Advanced Mindfit Method, India : Shashwat Publication

Montag, C.,& Diefanbach, S. (2018), Towards Homo Digitalis: Important research issues for psychology and the neurosciences at the dawn of the internet of things and the digital society. Sustainability, 10(2)

Small G & Vorgan G. (2009). iBrain: surviving the technological alteration of the modern mind, Harper.

Ophir, E., Nass, C., & Wagner, A. D. (2009). Cognitive control in media multitaskers. Proceedings of the National Academy of Sciences, 106(37)

Cal Newport.(2019). Digital Minimasm. New York: Penguin Rndom House.

Greenfield, S. (2015). Mind Change: How Digital Technologies Are Leaving Their Mark on Our Brains. Random House.

Twenge, J. M. (2017). iGen: Why Today's Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy. Atria Books.

Santoso, R.(2021). Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan karakter siswa.Yogyakarta: pustaka pelajar.

Boa, K., & Bowman, K. (2001). Faith Has Its Reasons: An Integrative Approach to Defending Christianity. IVP

Richard J. Foster.(1998). Celebration of DISCIPLINE: The Path to Spiritual Growth. San Fransisco: HarperSanFransisco.

Suyadi.(2020) Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Digital . Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robert W. Pazmino.(2008). Foundational Issues in Christian Education: An Introduction in Evangelical Perspektive.Grand Rapids: Baker Academic.

Yulius Setiadi. (2002).Digital Ministry: Transformasi Pelayanan dan Pengajaran di Era Teknologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Yusak R. Najoan.(2018). Pendidikan Agama Kristen dan Tantangan Zaman. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Frans Donal Sinaga, “Integrasi Nilai Kristiani dalam Pendidikan Sekolah”, Jurnal Pendidikan Agama Kristen, Vol. 13, No. 1 (2020), hlm. 45-56.

Dwi Astuti.(2017). Gereja dan Pendidikan Anak. Yogyakarta: Kanisius.

Yusak R. Najoan.(2018). Pendidikan Agama Kristen dan Tantangan Zaman. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Robert W. Pazmino .(2008). Foundation Issues in Christian Education. Grand Rapids: Baker Academic.

Paul Gilster.(1997). Digital Literacy. New York: Wiley.

Steven M. Case.(2015). The Book of Uncommon Truths: Using Technology to Reach the Next Generation. Grand Rapids: Zondervan.

Elia D. Rumambi, “Transformasi Digital dan Gereja Masa Kini”, dalam jurnal Teologi Kontekstual, Vol. 7, No.1 (2022), hlm. 45-54

Antonius Nandiwardana, Brain rot, Benarkah Otak Mengalami Pembusukan? Brain rot, Benarkah Otak Mengalami Pembusukan? – Kanal Pengetahuan Psikologi di akses pada 29/6/2025.

Brain rot, Lemah otak akibat kecanduan gadget , Brain rot, Lemah Otak Akibat Kecanduan Gadget - Alodokter, diakses pada 29/6/2025




DOI: https://doi.org/10.59404/ijce.v5i3.259

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Inculco Journal of Christian Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Our Journal has been Indexed by: 

     

                                                                                                                                                                                                                                        

MEMBERSHIP:


MEDIA SOSIAL :


 

                                                                                                                                                                                                                                         

Lisensi Creative Commons

Inculco Journal of Christian Education by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0  

Based on a work at http://e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/index.

 

View My Stats