ONTOLOGI KRISTEN SEBAGAI FONDASI STRATEGI MISI BAGI GENERASI Z DI ERA DIGITAL
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi peran krusial ontologi Kristen sebagai fondasi strategis dalam perumusan misi gereja yang transformatif bagi Generasi Z di era digital. Di tengah arus postmodernisme yang ditandai oleh relativisme moral, sekularisme, dan krisis identitas virtual, Generasi Z sering kali terjebak dalam pencarian makna hidup yang cair dan terfragmentasi di ruang siber. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur teologis-filosofis, artikel ini menganalisis bagaimana hakikat keberadaan Allah sebagai Ultimate Reality dan manusia sebagai Imago Dei memberikan jangkar teologis yang objektif atas kehampaan eksistensial dalam budaya digital. Analisis ini menunjukkan bahwa strategi misi gereja yang efektif tidak boleh hanya berhenti pada aspek metodologis atau kemasan konten digital, melainkan harus menyentuh level ontologis guna memulihkan martabat manusia sesuai desain kekal Sang Pencipta. Hasil penelitian menegaskan bahwa pendidikan misi berbasis ontologis mampu mereposisi paradigma jemaat dari sekadar penerima dogma kognitif menjadi agen transformasi "inkarnasional" yang solider terhadap krisis kemanusiaan. Implikasinya, gereja dipanggil untuk menghadirkan kedaulatan Allah dalam setiap ruang publik digital melalui pendekatan yang holistik, autentik, dan relevan. Dengan menempatkan keutamaan Kristus sebagai pusat eksistensi, gereja dapat mewariskan pusaka iman yang kokoh bagi generasi penerus guna mewujudkan transformasi sosial-kultural yang berdampak nyata di tengah dinamika perubahan global yang kompleks.
This research explores the crucial role of Christian ontology as a strategic foundation in the formulation of a transformative church mission for Generation Z in the digital age. In the midst of the currents of postmodernism marked by moral relativism, secularism, and virtual identity crises, Generation Z is often caught up in the search for the fluid, fragmented meaning of life in cyberspace. Using a qualitative method with a theological-philosophical literature study approach, this article analyzes how the essence of God's existence as the Ultimate Reality and man as Imago Dei provides an objective theological anchor to the existential void in digital culture. This analysis shows that an effective church mission strategy should not stop only at the methodological aspect or packaging of digital content, but must touch the ontological level in order to restore human dignity according to the Creator's eternal design. The results of the study confirm that ontological-based mission education is able to reposition the paradigm of the congregation from a mere recipient of cognitive dogma to an agent of "incarnational" transformation that is in solidarity with the humanitarian crisis. Implicitly, the church is called to present God's sovereignty in every digital public space through a holistic, authentic, and relevant approach. By placing the primacy of Christ at the center of existence, the church can pass on a solid legacy of faith to the next generation in order to realize a socio-cultural transformation that has a real impact in the midst of complex global change dynamics.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andrian, Tonny, and Waharman. “Misiologi Kontekstual Di Indonesia: Solusi Teologis Dan Sosial Untuk Masyarakat Pluralis.” Manna Rafflesia 11, no. 1 (2024): 186–201.
Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia, 1996.
Baitanu, Victor. “Transformasi: Kajian Historis-Teologis Tentang Pengaruh Ajaran Kristus Bagi Peradaban Dunia.” Jurnal Rai 1, no. 1 (2024): 53–64.
Berutu, Irwanto, and Harls Evan R. Siahaan. “Menerapkan Kelompok Sel Virtual Di Masa Pandemi Covid-19.” SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) 3, no. 1 (2020): 53–65.
Buyung, Yopie F M, Sostenis Nggebu, Hertina Soerjaman, and Paulus Bollu. “Membedah Teori Penebusan Kristus: Sebuah Kajian Biblika.” Bonafide: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2024): 689–714.
Dagi, Orna Nengsi. “God As Mistery: Konsep Allah Transenden Dan Imanen Menurut Kallistos Ware.” Verotas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) 4, no. 1 (2021): 122–130.
Guder, Darrell L. Called to Witness. Michigan: Eerdmans, 2015.
Harianto, G. P. Gospel for City: Strategi Transformasi Melalui Misi Penginjilan. Yogyakarta: Andi, 2025.
Harianto GP. Metodologi Dan Jenis-Jenis Pendekatan Penelitian. Bandung: Agiamedia, 2025.
Heath, W.S. Sains, Iman Dan Teknologi. Yogyakarta: Andi Offset, 2000.
Hiebert, Paul. Anthropological Insights for Missionaries. Michigan: Baker Academic, 2015.
Idayanti, E. “Penyataan Alkitab (Revelation) Sebagai Sumber Pengetahuan Manusia Terhadap Pengenalan Akan Allah.” Jurnal Agape 2 (2024): 1–10. https://ojs.sttagape.ac.id/index.php/agape/article/view/3/3.
Illu, Jonidius, Enry Yakobus Duapadang, and Robert P. Borrong. “Bermisi Dalam Masyarakat Majemuk Melalui Dialog Dan Kerja Sama.” Manna Rafflesia 11, no. 1 (2023): 26–40.
Kurniawaty, Esty, Andi, Ratte Langgi, Arni Tanggulungan, and Yunitsar Trimulia Sari. “Teologi Penciptaan Dan Tanggung Jawab Lingkungan: Pendekatan Kristen Terhadap Krisis Ekologis.” Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis 2, no. 10 (2024): 1494–1505.
Lottis, Ken. Gerakan Yang Mengguncang Kota-Kota Will This Rock in Rio? Edited by Ully Setiawan and Arie Christy Meliala. Bandung: NavPress, 2026.
Ly, Thomas. “Kerajaan Allah Dan Transformasi Sosial: Dialetika Kedatangan Kerajaan Allah Dan Implikasi Masa Kini.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 8, no. 2 (2024): 760–776.
Magnis-Suseno, Franz. Iman Dalam Tantangan. Edited by RBE Agung Nugroho. Jakarta: Kompas Gramedia, 2023.
Mahardika, Dwi Wisnu. “Inkarnasi Dan Antropomorfisasi: Kemanusiaan Tuhan Menurut Teologi Reformed.” Geneva: Jurnal Teologi dan Misi 6, no. 2 (2024): 110–128.
Manafe, Ferdinan S. Kuliah Filsafat Ilmu Dan Misi Gereja. Bogor, Indonesia, 2025.
Mawikere, Marde Christian Stenly, Sudiria Hura, and Hendrik Legi. “Paradigma Biblika, Teologis Dan Ontologis Mengenai Perintisan Jemaat.” Didasko: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2024): 1–10.
McGrath, Alister E. Sejarah Pemikiran Reformasi. Edited by Liem Sien Kie. Jakarta: Gunung Mulia, 2016.
Miliani, Endrikel Ayu. “Umat ALlah: Israel Dan Gereja.” Silih Asuh 2, no. 1 (2025): 91–102.
Nggebu, Sostenis. “Pertobatan Sejati Menghasilkan Transformasi Moral Dalam Kehidupan Daud: Studi Perikop Mazmur 51.” Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Pratika 5, no. 1 (2024): 280–297.
Nggebu, Sostenis, Yopie F M Buyung, and Paulus Bollu. “Keutamaan Kristus Sebagai Fondasi Utama Penginjilan Berdasarkan Studi Teks Kolose 1:15-20.” Jurnal Teologi Injili 4, no. 2 (2024): 149–164.
Nome, Asriyanti. “Makna Teologi Sebagai Kepala Gereja Terhadap Ibadah Dalam Umat Kristiani.” Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2, no. 1 (2024): 1–8.
Rabie-Boshoff, Annelien C., and Johan Buitendag. “Imago Dei: We Are but Dust and Shadow.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 77, no. 3 (2021): 1–8.
Salurante, Tony, Dewi Yuliana, Moses Wibowo, and Jonidius Illu. “Pemahaman Tritunggal Dan Perbedaan Pandangan Tentang Misi.” Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 1 (2021): 66–78.
Santoso, Christopher. “Reinterpretasi 2 Timotius 3 : 16 : Menangani Penyimpangan Penggunaan Teks Alkitab Dalam Kehidupan Orang Percaya.” Pneumatikos: Jurnal Teologi Kependetaan 15, no. 2 (2025): 129–141.
Setiawan, David Eko. “Dampak Injil Bagi Transformasi Spiritual Dan Sosial.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 1 (2019): 83–93.
South, Vanny Nancy. Misi, Pendidikan Dan Transformasi Sosial: Pelayanan Holistik Gereja. Tomohon: Gemar, 2024.
Stevanus, Kalis, and Yunianto. “Misi Gereja Dalam Realitas Sosial Indonesia Masa Kini.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 6, no. 1 (2021): 55–67.
Stott, John R. W. Khotbah Di Bukit. Jakarta: Literatur Perkantas, 2022.
Stott, John R.W., and Christopher J.H. Wright. Christian Mission in the Modern World. London: IVP Books, 2015.
Sugiono. “Pendekatan Penginjilan Kontekstual Paulus Berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16-34.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2020): 87.
Tanjung, Yesica, and Megawati Manullang. “Transformasi Iman: Membentuk Warga Jemaat Yang Berdampak.” Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 2, no. 1 (2025): 194–202.
Tina, Jumreni. “Transformasi Injil Dalam Ritus Ma’ Dulang Di Nosu Sebagai Keyakinan Bahwa Tuhan Ada Dan Diresapi Dalam Ciptaan-Nya.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani 2, no. 2 (2022): 150–161.
Tona, Sekundus Septo Pigang, Agrindo Zandrob, Pius Pandorc, and Lusia Lutok Lein. “Kajian Filsafat Ontologi Martin Heidegger Atas Simbol Sengsara.” Media: Jurnal Filsafat dan Teologi 6, no. 1 (2025): 171–198.
Verdianto, Yohanes. “Ontologi Kristus Dan Hubungannya Dengan Soteriologi.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 4, no. 2 (2020): 273–282.
Wright, Christopher J.H. Mission of God. Edited by Jonathan Lunde. Zondervan, 2015.
DOI: https://doi.org/10.59404/ijce.v6i2.301
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Inculco Journal of Christian Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Our Journal has been Indexed by:
MEMBERSHIP:

MEDIA SOSIAL :
Inculco Journal of Christian Education by Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0
Based on a work at http://e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/index.
View My Stats


<img







